Mas Alalu dan Mas Akini

Puisi Normantis

Mas Alalu dan Mas Akini

Mas Alalu selalu membuntuti Mas Akini.
Ada hutang yang belum lunas,
ada janji yang belum ditepati,
ada harapan yang belum mewujud.

“Mas Alalu, mengapa kau selalu membuntuti, menghantuiku?”
“Mas Akini, tanpaku kau tak pernah ada.
Kau juga akan jadi aku, ketika Mas Adepan datang!
Akulah pengingat, bagimu yang pelupa.
Akulah pelajaran, bagimu yang kurang ilmu.
Akulah cermin, bagimu yang tak pernah berkaca.”

(Bekasi, 15 Juni 2013)
Norman Adi Satria

View original post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s