Si Miskin dan Langit Malam

Puisi Normantis

bintang

Bagi kami Si Miskin,
kerlip bintang toh bisa jadi lampu disko.
Kami ngibing semalaman,
setelah lapar seharian.

Pesta harus tetap ada,
meski tanpa tuak dan daging panggang.
Sepoi angin lebih nikmat dari sebotol Vodka.

Lalu kami tidur dalam syukur,
mendoakan Si Kaya
yang selalu takut menjadi bagian dari kami.

(Bekasi, 15 Februari 2013)
Norman Adi Satria

View original post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s