Sesat, Tersesat

Puisi Normantis

image

Jangan asal menuduh orang itu sesat, tersesat.
Tanyakan dulu kemana arah yang mau ia tuju.
Jika memang dia mendedikasikan diri untuk masuk neraka, kemudian dia sedang konsisten melakukan segala yang harus dilakukan untuk menuju kesana, sebenarnya dia tidak sesat, dia sudah di jalur yang tepat.

Nah, kalau dia melakukan segala macam hal yang membuatnya akan menuju ke surga, baru Anda boleh ingatkan dia: Anda tersesat, itu bukan ke neraka, itu ke surga.

Begitu juga sebaliknya.

(Bekasi, 8 April 2013)
Norman Adi Satria

View original post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s