Jantan Atau Mantan: saat ini statusku masih mantan dan kau tetap betina

Kehadiranku kau tandai dengan kejatuhan cicak,
dan kepergianku kau tandai dengan komodo.

Puisi Normantis

jantan atau mantan

JANTAN ATAU MANTAN

Kau mengernyitkan dahi ketika aku datang.
Ucapmu: pertanda kejatuhan cicak pagi tadi ternyata benar.

Aku memang bukan lelaki pembawa sial
tapi lelaki sialan!
Setidaknya itu yang selalu kau pikirkan
semenjak beberapa tahun lalu kau kuputuskan.

Kau ini sialan, bangsat!
Katamu suatu kali.
Ucapan kasar yang manis sekali
untuk menutupi tanya:
mengapa aku bisa jatuh hati lagi?

Hingga kini aku masih berstatus sama: mantan.
Kau pun masih seperti dulu: betina.
Dan seperti biasanya,
betina selalu bingung memilih mana:
jantan atau mantan.

Jantan masih memberi perhatian
dan mencegah kesedihan.
Sedangkan mantan meramu sukacita dan tangisan
di dalam kenangan.

Asu! Umpatmu.
Kata kasar yang manis sekali
untuk menutupi ucap:
kepergianmu lebih menyakitkan
daripada luka apapun yang pernah kau goreskan
ketika kita menjalin hubungan!

Sebelum kau mengucap sepatah kata
dalam pertemuan kita ini,
aku berpamitan pergi:
Oke..Aku tak mau lagi mengganggu.

Dari jarak dua puluh meter kepergianku
kau berteriak: pertanda kejatuhan…

View original post 45 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s